Friday, October 3, 2008

Kembali ke jalan yang benar

Rasanya sudah lama blog ini ga update, sebelumnya saya juga minta maaf buat teman-teman yang setiap harinya melihat konten yang sama selama beberapa hari ini. Semua ini disebabkan karena kondisi kesehatan saya yang kurang fit mulai dari sebelum lebaran sampe dengan kemarin jumat, hehe ... Mungkin kecapean (padahal saya juga ga sibuk-sibuk amat : P ). Karena alasan tersebut postingan kali ini berjudul "Kembali ke jalan yang benar" bukan bermakna "mantan napi yang tobat" tapi maksudnya kembali bisa nulis dan update blog ini. Karena "ketidak sempatan" saya bermaaf-maafan dengan teman-teman pembaca, maka hari ini saya ingin mengucapkan "Minal Aidzin Wal Faidzin mohon maaf lahir dan batin".

Seperti umumnya tradisi lebaran, kita selalu bersilaturahmi ke rumah saudara, guru, teman dan orang-orang terdekat kita, untuk kali ini para pengunjung di blog ini juga saya anggap bersilaturahmi ke rumah saya. Meskipun sangat berbeda dengan ketika kita berkunjung ke rumah, kita bisa menikmati suguhan makanan dan minuman, di blog yang serba maya ini tentunya kita tidak bisa menikmati suguhan-suguhan yang seperti itu. Tapi jangan khawatir ! Saya masih bisa berbagi sesuatu dengan teman-teman. Bukan maksud saya untuk narsis, tapi ini hanya sekedar berbagi, OK .
Satu-satunya hal yang bisa terpikir oleh saya untuk bisa dibagikan dengan teman-teman adalah camilan-camilan dirumah, hehe ....

1. Bangket

Jaman saya kecil dulu bentuk bangket ga seperti ini, mungkin sedikit berevolusi dari bentuk sebelumnya (sedikit lebih estetis, hehe.. ) tapi rasanya juga masih tetep sama, dulu saya sering sebut jajan ini dengan nama "endog-endog an" karena memang salah satu bahannya terbuat dari endog (bahasa jawa : telur).

2. Sus kering

Kue sus mungkin bukan kue yang asing di telinga kita, camilan ini rasanya hampir sama dengan kue sus, hanya saja tidak memiliki isi dan rasanya lebih garing.

3. Sumpia
Kalau lumpia isinya sayur dan daging kali ini ada yang bentuknya sama dengan lumpia (dilipat dan digulung) tapi isinya abon dan bentuknya lebih kecil dan kering.

4. Kacang Telur
Rasanya sudah tidak ada lagi yang bisa saya jelaskan mengenai kacang telur, teman-teman yang biasa naik bis umum pasti ga asing ketika ada yang nawarin "kacang telur".

5. Kacang Bawang
Ini juga camilan yang lazim dijual di terminal-terminal bis (kacang goreng yang diberi bumbu bawang putih agar aromanya sedikit menggoda, heee ...)

Mungkin ini sedikit bagi-bagi dari saya, semoga ada yang komen "Mmmmhhh... mak nyusss ..." ,tapi poin yang paling penting dari lebaran adalah saling memaafkan dan bukan apa yang disuguhkan di rumah kita.

4 comments:

Oeoes said...

mas tunjukin aku jalan yang benar donk, hehehehe peace

Akhmad Zaini said...

@Oeoes: Ga nyambung juga sih... judul postingan jalan yang benar eh lha kok isinya malah demo kue, hehehe....

dinil said...

bagus22 artikelx... apa lgi yang kembali menuju jalan yang benar..ikut gabung nih..

dinil said...

he he menuju jalan yang benar..mantap...ikt nimbruk nih